Cara Berpikir Orang Tua vs Anak

Mau sedikit membahas tentang Pola Pikir, terkait ada beberapa kejadian yg membuat otak saya berpikir lumayan “waras” hihhii

Cara berpikir orang tua dan anak biasanya bertolak belakang (sebagian besar), ini terutama anak yg berusia dibawah 20 tahun yaa..
Pola pikir akan berubah sesuai usia.

Orang tua selalu memikirkan kebahagiaan si anak, sedangkan Anak hanya memikirkan kebahagiaan sendiri.
Saat orang tua berpikir apa yg harus dilakukan untuk bisa mendukung anaknya, si anak disaat yg sama memikirkan apa yang “orang tua” saya lakukan untuk “saya” ya..

Anak memiliki ego yg cukup besar, “ke-aku-an” yg dominan.
Sampai dimana dia mulai dewasa, mulai ingin membahagiakan orang lain selain dirinya, dari situ kesadaran dan keegoan nya mulai menurun..

Dan orang tua dengan sabarnya menunggu sampai saat itu tiba…

Jadi, bila saat ini kamu masih memikirkan diri sendiri, belum memikirkan orang tua, maka kamu belum memiliki orang lain yg ingin kamu bahagiakan..

Dewasa-lah 😊

*menulis ini sambil liat ortu yg lg diskusi buat acara cucu nya*
*sambil berpikir, kapan mereka mikirin diri sendiri?*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: