Penyalahgunaan Kalimat

Sepertinya mood saya kurang bagus sekarang. Tapi daripada saya berkoar-koar tidak jelas di sosial media atau dimanapun, mending saya menulis disini kan?? šŸ˜€

Ada beberapa percakapan yg saya ga tau gimana harus melanjutkan apabila sudah muncul kalimat-kalimat ini:
>>waduh maaf, anak ku sakit
>>inshaaAllah ya
>>mungkin bukan rejeki
>>sebenarnya mau tapi belum sempat
dan seterusnya…

Terlalu sering mendengar kalimat-kalimat itu pada orang yg sama dan lalu melihat sosial media mereka berlawanan dengan apa yg menjadi alasannya membuat saya mau ga mau berpikiran negatif..

Sifat orang timur mungkin ya yg susah mengucapkan kata penolakan.
Orang-orang barat, mereka lebih terbuka untuk bilang “tidak”

Jadi ingat ceramah pagi di salah satu stasiun TV yg membahas kata “inshaaAllah”.
Menurut beliau, penyebutan kata InshaaAllah itu apabila kita 99% menyetujui dan 1% nya diserahkan kepada Allah.

Kita, manusia, kadang mengucapkan InshaaAllah yg sebenarnya “gak pingin”datang.

Misal:
Tanya: Besok datang ya ke acaraku?
Jawab: InshaaAllah
(Dalam hati, males ah, besok mau ke mall)
Lah, kenapa gak bilang aja “maaf ga bisa datang ya”

Hanya sebuah renungan untuk diri sendiri agar menjadi lebih baik.

Silakan orang lain melakukan kesalahan, tapi kita JANGAN..

Berusahalah untuk menjaga lisan menjadi lebih baik disetiap detik nya..

**efek merasa dah tua**
#AllAboutMe

Advertisements

2 responses to this post.

  1. sabaarr

    dan asik apdet lg ehhe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: