Kampungku Semakin Tua

Pagi hari ini dingin tapi tidak sedingin beberapa puluh tahun yang lalu. Dulu saat ku masih kecil setiap musim pancaroba disini paginya terasa dingin sekali, dengan embun dipagi hari yang menghalangi pandangan, ya paling banter cuma terlihat sekitar 100 m kedepan. Ahhh kangen cuaca pagi seperti itu… đŸ˜¦

Sekarang, kalo seandainya ada kabut dipagi hari, itu bukan embun tapi akibat dari kebakaran hutan, baunya bikin sesak napas.

Ini mungkin yang kata orang akibat dari penipisan ozon, akibat banyaknya kendaran bermotor, pemakaian AC yang berlebihan dan pembakaran-pembakaran hutan.

Teman… seandainya boleh egois, saya memohon kembalikan pohon-pohon yang habis terbakar, kembalikan lahan hijau seperti puluhan tahun lalu karena saya ingin merasakan lagi udara pagi yang begitu segar seperti dulu demi keturunan ku nanti.
Tolong saya….

Advertisements

One response to this post.

  1. Posted by adlirichie on August 18, 2011 at 3:48 pm

    orangnya pun ja tambah tua,, heheheheh

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: