The Alchemyst

Sebelumnya, HATI-HATI SPOILER…. 😀

The Secrets of The Immortal Nicholas Flamel: The Alchemyst
Oleh Michael Scott
Diterjemahkan oleh Berliani M. Nugrahani
Diterbitkan oleh Penerbit Matahati, 2007
Sebanyak 503 halaman

Sebagian dari kisah yang diceritakan di buku ini adalah nyata, sebagian legenda dan sebagian lagi karangan dari pengarangnya.

Sebuah kisah tentang Nicholas Flamel (bagi pembaca Harry Potter, apa yang kalian ingat tentang Nicholas Flamel???), berusia sekitar 600 tahun, seorang manusia, seorang alkemis yang termashur di masanya yang menemukan-tepatnya membeli- sebuah buku “Abraham the Mage (Abraham sang Magus) atau codex” yang ternyata merubah kehidupannya menjadi abadi. Buku ini mengandung ramalan-ramalan, ada juga tentang sihir-sihir, cara membuat ramuan hidup abadi, cara merubah logam biasa menjadi emas, cara mengubah batu krikil menjadi batu permata, ada pula mantra untuk menjauhkan penyakit dan kematian dari manusia.

Nicholas Flamel dengan nama samaran Nick Fleming dengan istrinya –Perenelle Flamel– atau Perry tinggal di San Fransisco dengan pekerjaan mengelola sebuah toko buku “Small Book Shop”. Pada suatu hari, dia didatangi oleh seorang laki-laki yang bernama dr. John Dee yang ternyata adalah musuh bebuyutan Nicholas. Pertemuan Nick dan Dee ini adalah untuk memperebutkan Codex yang akhirnya menyebabkan terjadinya perkelahian sihir dan melibatkan sepasang saudara kembar berumur 15 tahun, Josh dan Sophie Newman. Dalam perkelahian itu, Dee dapat mengambil buku Abraham sang Magus dan juga dapat menculik Perry. Namun Josh sempat mengambil 2 lembar kertas dari Codex yang ternyata isinya adalah Final Summoning-Pemanggilan Terakhir- yang mana tanpa dua lembar kertas itu maka Codex masih tidak dapat digunakan.

Siapakah Dee?? Dr. John Dee adalah seorang pria berumur hampir 500 tahun, seorang alkemis, penyihir, mantan tangan kanan Ratu Elizabeth I dan juga mantan murid dari Nicholas yang akhirnya memilih untuk menjadi abdi dari Morrigan –salah satu dari keturunan Dark Elder-Tetua Gelap- yang bernafsu untuk menguasai dunia.

Kembali ke kisah sang alkemis. Setelah perkelahian, Nick merasa kalau dia harus pergi dari tempat itu beserta dengan si kembar untuk berlindung sementara waktu. Dia harus menemukan istrinya dan kembali mendapatkan Codex karena tanpa Codex, dia tidak dapat membuat ramuan hidup abadinya (yang harus dibuat tiap bulan dengan bahan-bahan segar) yang berarti dalam satu bulan dia akan terus menua dan akhirnya mati. Dan apabila mereka mati maka kejahatan yang telah begitu lama dilawannya akan menang, Ras Elder-Tetua- akan kembali menguasai bumi.

Dia memilih untuk pergi ke alam bayangan HekateGoddes of Three Faces (dewi berwajah tiga). Dalam perjalanannya, mereka diikuti oleh para tikus-tikus yang dijadikan mata-mata oleh Dee dan para burung gagak yang merupakan bawahannya Morrigan, sehingga membawa Dee untuk pergi ke tempat Scathach atau Scatty-seorang anggota Ras Tetua, yang berusia jauh lebih tua dari Nicholas, yah sekitar 2517 tahun. Dari rumah Scatty, mereka pergi ke alam bayangan Hekate.

Di tempat Hekate ini, Nicholas akhirnya menjelaskan bahwa ternyata dalam diri si kembar, Josh dan Sophie, tersimpan kekuatan hebat yang kelak dapat digunakan untuk menyelamatkan dunia, sesuai dengan ramalan dalam Codex dan diperkuat oleh Hekate yang melihat aura si kembar yang murni, Josh dengan aura emas berbau Jeruk dan Sophie dengan aura perak berbau es krim vanilla. **Perlu diketahui, katanya, semua manusia mempunyai aura(medan listrik yang menyelimuti tubuh), cuma ada yang bisa melihatnya dan ada yang tidak. Jadi, aura ku apa yah?? Ada yang bisa melihatnya atau mencium baunya???**

Di tempat Hekate ini, di Pohon Dunia-World Tree, yang merupakan bagian kekuatan Hekate- akhirnya aura si kembar dibangkitkan. Namun baru separuh dari prosesi pembangkitan aura Sophie, Josh malah belum dibangkitkan auranya, alam bayangan diserang oleh Dee, Morrigan, Bastet dan sekutu-sekutunya -gagak, dan kucing. Pohon Dunia dibakar dan dihancurkan dengan pedang es, Excalibur **pernah dengar nama pedang ini dimana yah??**, dan akhirnya membunuh Hekate. Ini membuat Nicholas, Scatty, Josh dan Sophie harus pergi.

Dengan bantuan Perry, yang walaupun ditahan oleh para Golem, anak buahnya Dee, masih bisa menolong dengan sihir jarak jauhnya dan dengan perantaraan tubuh Sophie.

Mereka pergi ke Selatan, ke Ojai, ketempat Neneknya Scatty, Dora Witcherly. Disini, Sophie diajarkan cara untuk melindungi diri yang belum sempat di ajarkan oleh Hekate dan Dora juga “menumpahkan” semua pengetahuannya kepada Sophie.

Terus bagaimana dengan Josh? Tentu saja dia merasa iri dan merasa tidak mengenal saudaranya lagi. Hal ini lah yang sempat dimanfaatkan oleh Dee, yang datang ke Ojai. Namun ternyata, perasaan sayang Josh kepada saudaranya masih lebih besar daripada rasa irinya.

Saat Dee datang dan menyebabkan -lagi-lagi- perkelahian sihir yang menghancurkan rumah atau toko Dora, Dora menyuruh Nick, Scatty, Josh dan Sophie untuk pergi dengan melalui gerbang Ley-semacam lorong waktu untuk pergi ke tempat lain. Gerbang Ley itu ditandai dengan sebuah cermin yang besarnya setinggi orang dewasa. Tujuan dari Gerbang itu adalah Paris. Saat mereka berempat sudah masuk dalam Gerbang, Dora menjatuhkan pintu masuk gerbang (cermin) dan lalu mengorbankan dirinya dengan menghancurkan rumahnya sendiri termasuk dia didalamnya.

Berakhir untuk The Alchemyst. =====> berlanjut ke The Magician

Keterangan tokoh-tokoh yang ada dalam buku ini:

Nicholas Flamel: lahir di Paris pada tanggal 28 September 1330. Dikenal sebagai Alchemyst termasyhur dimasanya.
Perenelle Flamel: Istri Nicholas Flamel, berumur sepuluh tahun lebih tua dari Nicholas. Lebih suka mempelajari tentang sihir. Anak ketujuh dari 7 bersaudara di barat laut Perancis. Sentuhannya dapat menyembuhkan, dapat berbicara dengan arwah dan kadang dapat melihat sekelumit masa depan.
Josh dan Sophie Newman: kembar yang tidak identik. Anak dari orang tua yang bekerja sebagai arkeolog. Berada di San Fransisco dalam rangka liburan musim panas. Bekerja sementara di Small Book Shop (Josh) dan di Coffe Cup (Sophie).
Dr. John Dee: lahir tahun 1527, merupakan tangan kanan Ratu Elizabeth I sebagai penasehat, penerjemah, ahli matematika, astronom dan ahli astrologi pribadi. Seorang penyihir terhebat dimasanya. Pernah jadi murid Nicholas Flamel sebelum menjadi ksatria Tetua Gelap.
Scathach atau Scatty :seorang anggota Ras Tetua dan termasuk dalam Klan Vampir yang vegetarian, yang dalam mitologi disebut Gadis petarung, sang bayangan, pembasmi iblis, pencipta raja, pencipta gerakan Judo
Morrigan : Crow Goddes (Dewi Gagak), yang dipuja dan sangat ditakuti diseluruh kerajaan Celtic sebagai Goddes of Death-Dewi kematian dan bencana.
Hekate : Goddes of Three Faces (dewi berwajah tiga). Yang mana saat pagi hari, Hekate berwujud seperti anak-anak berumur belasan tahun, siang hari berwujud seperti wanita dewasa dan malam hari berwujud seperti orang tua. Dan saat malam hari ini adalah saat terlemah bagi Hekate.
Bastet : Dewi Kucing Mesir. Wanita bertubuh manusia namun kepala menyerupai kepala kucing.
Ras Tetua: makhluk hidup yang berpenampilan seperti manusia –kadang-kadang- namun memiliki kekuatan dewa. Terbagi 2 kelompok; yang menganggap manusia setara dan yang menganggap manusia hanya sedikit lebih baik daripada budak dan makanan.
Dora Witcherly : Witch of Endor-Penyihir mematikan dari Endor, Mistress of the Air-Penguasa Udara
Golem: makhluk yang tidak memiliki pikiran, diciptakan dari campuran lumpur, batu atau kerikil untuk mengisi bahan dagingnya dan dihidupkan oleh sebuah mantra sederhana yang ditulis diatas sehelai perkamen dan dijejalkan kedalam mulut mereka.
Kalau kalian pernah membaca buku “The Bartimaeus”, disitu juga ada disinggung tentang Golem.

Advertisements

9 responses to this post.

  1. perasaan pernah baca, (pernah gak ya ? …) *mengingat-ingat*

    Reply

  2. @cena : 🙂

    @warmorning: hayoo diingat2… belom pernah kayaknya hihihi 😛

    Reply

  3. Bu, Excalibur itu pedangnya King Arthur. ingat gak bahwa itu pedang dia cabut dari sebuah batu.

    Reply

  4. Posted by anna on September 27, 2008 at 10:01 am

    @mina: oh iya…. itu tuh, king arthur.. pantes serasa pernah kenal 😀

    Reply

  5. Wew..perpustakaan nih?pinjem dong..yang penting hidup itu jangan sering mengeluh.(last lecture) seperti sms mia ke MJ..”yup,mereka liat kamu sama intan..”meski cowo dah pny pcr gak jadi soal.malah sepersepuluh energinya dah bikin melenguh..uoh uoh..

    Reply

  6. Perpustakaan masih ada memang?

    Reply

  7. Posted by valkyrie on December 3, 2008 at 10:03 pm

    that’s great novel……kpan yang kedua muncul?dah pnasaran neh…..

    Reply

  8. Posted by dito on September 7, 2009 at 8:55 pm

    aku ijin copas sinopsisnya,ya…. buat tugas sinopsis bahasa indonesia di skolah heheheh

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: